Travelers’ Tale

Posted on March 22, 2010

11


Saat melakukan perjalanan, mana yang Anda pilih, belanja barang atau belanja pengalaman? Jika pertanyaan itu Anda ajukan pada keempat penulis novel ini, mereka akan memilih yang kedua.

Adhitya Mulya, Ninit Yunita, Alaya Setya, dan Iman Hidajat mampu mengombinasikan pengalaman traveling mereka dengan kisah fiksi romansa. Mereka muncul ke hadapan pembaca yang direpresentasikan oleh empat tokoh: Jusuf alias Ucup, Farah, Retno, dan Francis.

Persahabatan mereka dimulai sejak bangku SD, berlanjut hingga mereka tumbuh besar. Pada masa SMA, mereka mulai saling jatuh cinta. Cinta yang tak tersampaikan. Ucup menyukai Farah. Farah menyukai Francis. Francis menyukai Retno. Retno tidak menyukai siapa-siapa *lol* Francis saja sampai ditolak dua kali. Cinta berantai namun bertepuk sebelah tangan? Seperti itulah.

Karena mereka berada di negara yang berbeda-beda, komunikasi pun hanya terjalin lewat surel, sms, dan telepon. Konflik mulai muncul saat Francis mengirimkan undangan pernikahan via surel kepada ketiga sahabatnya. Dia berencana menikah dengan gadis Katalunya, Spanyol, bernama Inez. Pernikahan akan berlangsung di Barcelona. Farah yang jatuh hati pada Francis seakan ditimpuk durian runtuh. Dia tidak rela Francis menjadi milik orang lain.

Retno dan Ucup tak kalah kagetnya mengenai undangan itu. Tenggang pernikahan yang semakin dekatnya, bukannya semakin mengakrabkan Francis dengan tunangannya. Justru, perasaannya pada Retno belum juga bisa dihilangkan.

Ketika pada akhirnya mereka berempat bertemu face to face, justru puncak konflik meledak. Francis membuat keputusan besar dalam hidupnya. Dengan dingin, Retno pergi membawa jawaban dari pertanyaan Francis. Demikian pula, Farah pergi dengan sebeku salju, menyimpan jawaban dari pertanyaan Ucup.

Ending yang cukup mengharukan sekaligus menggantung. Tidak diceritakan kelanjutan hubungan Retno dan Francis.

Membaca novel ini, tidak melulu berkisar pada kisah romansa yang terjalin antartokoh. Selingan deskripsi tempat yang indah di berbagai negara dan cicipan kuliner mampu menghidupkan novel ini. Kosakata yang beragam memberikan pundi-pundi pengetahuan bagi pembaca. Gaya tutur yang kocak juga sanggup menggelitik saraf tawa.

Novel yang bernilai plus karena ada tambahan traveling tips-nya.

Judul : Travelers’ Tale
Penulis : Adhitya Mulya, Alaya Setya, Ninit Yunita, dan Iman Hidajat
Penerbit : Gagas Media
Cetakan : Keempat, 2007

Advertisements
Posted in: Uncategorized